Sabtu, 12 Mei 2018

Suami Istri Beda Pandangan Politik? Inilah 10 Cara Menyikapinya!

Perbedaan pandangan politik bisa terjadi dimana saja, termasuk di dalam kehidupan rumah tangga. Hal inilah yang dialami penulis. Penulis dan istri memiliki pandangan yang berbeda menyoroti masalah politik yang terjadi di Tanah Air.
Arus informasi yang begitu derasnya hingga tak kuasa memasuki ruang-ruang keharmonisan di dalam rumah tangga, yang semestinya tidak dikotori oleh informasi yang justru membuat rumah semakin panas. Namun, faktanya itulah yang terjadi.
Jika suami-istri itu sama-sama aktivis partai atau organisasi tertentu, cara pandangnya bisa dibilang tidak jauh berbeda sehingga kemungkinan memiliki padangan politik yang berbeda pun bisa dihindari.
Namun, hal itu berbeda dengan apa yang penulis hadapi. Latar belakang budaya dan lingkungan pendidikan yang berbeda membuat pilihan politiknya pun berbeda. Dengan kata lain, menjadi suatu yang biasa ketika untuk Pilkada DKI Jakarta dan Pilpres pun, penulis berbeda pilihan dengan istri.

10 Cara Menyikapi Perbedaan Politik di Dalam Rumah Tangga


http://aboutlifez.com
Apabila perbedaan itu dibentrokan satu sama lain, tentu akibatnya tidak akan baik, karena masing-masing punya argumennya sendiri yang tak mungkin bisa disatukan. Karena itu, inilah cara-cara Penulis menyikapinya:
  1. Jangan sekali-kali berbicara atau menyikapi persoalan politik di dalam rumah;
  2. Hindari sejauh mungkin menonton tayangan televisi yang isinya perdebatan antarpartai politik;
  3. Sering-seringlah menonton acara televisi yang menyiarkan kerukunan atau sikap saling menghargai perbedaan politik, agama, dan budaya;
  4. Jangan sampai ada benda-benda atau atribut partai atau kampanye di dalam rumah;
  5. Jangan biarkan anak-anak menyaksikan atau mengetahui perbedaan pandangan politik yang terjadi pada kedua orangtuanya. Hal ini untuk menghindari anak-anak memihak kemana, sehingga tidak membebani pikiran anak-anak;
  6. Jika istri memulai menyinggung kejelekan dari figur yang didukung suami, sang suami sebaiknya jangan menanggapinya, sebaiknya dihindari dan katakan ke istri untuk tidak bicara politik di rumah. Begitu pula sebaliknya jika suami yang memulai;
  7. Sang suami perlu sesekali memuji tokoh/partai politik yang didukung istri, begitu juga sebaliknya. Hal ini diperlukan untuk membantu mengurangi ketegangan dan membawa suasana saling menghargai perbedaan;
  8. Tumbuhkan terus rasa sayang dan saling menghargai, khususnya di saat-saat yang paling romantis di antara suami dan istri;
  9. Perlunya kesadaran bahwa pertentangan akibat perbedaan pandangan politik tidak akan produktif, bahkan bisa menjurus pada perpecahan dan disharmonis hubungan rumah tangga, dan itu berdampak tidak baik bagi anak-anak;
  10. Perlu juga disadari siapa pun yang menang atau kalah, mereka semua tak ada hubungan apa-apa dengan kita, sehingga buat apa kita ngotot mendukungnya ;
Demikian 10 cara atau kiat menyikapi perbedaan pandangan politik yang mungkin saja terjadi pada kita semua.
Bagaimana Sahabat UCers? Mungkin Anda punya pandangan yang berbeda dengan apa yang penulis hadapi? Silakan komentarnya di bawah ini!

Sumber: pengalaman pribadi

Artikel di atas diambil dari tulisan yang dimuat di UC Media

Tidak ada komentar:

Posting Komentar