Kartu Kredit yang Mencekik.... - sekadar ngeblog...
Kematian Irzen Octa yang diindikasikan akibat kekerasan yang dilakukan DebtCollector CitiBank bisa dibilang sebagai puncaknya  "kekerasan" yang dilakukan oknum debt collector. Dimana-mana, memang banyak kasus terungkap akibat kekerasan yang dilakukan debt collector.

Awalnya, transaksi kepemilikan kartu kredit sifatnya perdata, namun dikarenakan kesalahan dalam perhitungan mengakibatkan si pemilik kartu kredit kesulitan untuk memenuhi kewajibannya membayar atau melunasi hutannya itu. Namun, setidaknya dalam proses awalnya pihak penerbit kartu kredit jangan terlalu "murah" memberikan layanan ini. Persaingan bisnis di antara penerbit kartu kredit inilah yang jadi dasar murahnya layanan kartu kredit diobral...

Kalau kita mengunjungi berbagai hipermarket, kita akan dengan mudah melihat banyaknya sales kartu kredit menawarkan kartu kredit, bahkan hanya dengan fotokopi KTP, seseorang bisa dengan mudah memiliki kartu kredit. Akibatnya, ketika kredit itu macet, pihak penerbit kartu menggunakan jasa Debt Collector untuk melakukan penagihan....Awalnya perdata bisa jadi pidana, bila ada kekerasan di dalamnya. Bukan cuma itu, sales-sales ini juga menjual data para nasabahnya ke sales lain, sehingga banyak pemilik kartu kredit akan menerima sms atau telepon dari sales yang menawarkan kartu kredit lain...

Asuransi
Pihak penerbit kartui kredit tentu sudah menyiapkan diri bila kreditnya itu gagal bayar, yaitu melalui asuransi. Nah, sebaiknya bagi mereka yang tidak bisa bayar kartena memang "pailit" tentu pihak asuransi bisa membayarnya kan? ....daripada dikasih ke Debt Collector :)


Jangan Utang
Bila Anda tidak mampu membayar utang, sebaiknya janganlah tergoda untuk memanfaatkan kartu kredit. Sebab, kartu kredit yang ada di Indonesia cenderung membuat hidup makin konsumtif,...berbagai bonus yang ditawarkan pada hakikatnya menuju pada kehidupan konsumtif. Salah seorang teman, menggambarkan kekecewaannya memiliki kartu kredit dengan menggunting kartu kredit itu menjadi beberapa potong. Semoga saja kasus pahit yang terjadi pada almarhum Irzen Octa dan juga yang lainnya tidak terjadi lagi.... Semoga.

1 komentar:

  1. Keren tulisannya. Anda benar, Bro! Jangan percaya 100% kartu kredit. Kartu kredit adalah produk akal-akalan kapitalis...!! LAWAN!!

    BalasHapus


Pages